Halaman

Sabtu, 17 September 2011

SERANGAN ASMA AKUT PADA DEWASA

SERANGAN ASMA AKUT PADA DEWASA

Oleh: Triyo Rachmadi,S.Kep.

I. Pengertian:

Serangan asma akut adalah suatu keadaan terjadinya spasme bronchus yang reversibel yang ditandai dengan batuk mengi dan sesak nafas

II. Etiologi

Serangan asma biasanya didahului faktor presipitasi:

Ø Alergi bisa karena obat atau sesuatu yang terhirup

Ø Infeksi akut atau kronis

Ø Faktor lingkungan fisik (kelembaban, udara, debu, bau, dsb)

III. Gambaran klinis:

A. Gejala:

1. Riwayat adanya eczema, dermatitis atopik

2. Batuk

3. Sesak nafas

4. Mengi

B. Tanda:

1. Ekspirasi lebih panjang, sedangkan inspirasi disertai suara mengi

2. Tachipneu

3. Pasien menggunakan otot-otot tambahan untuk respirasi (m.strenomastoidius dan m.scalenus)

4. Retraksi interkostal

5. Banyak berkeringat

6. Sianosis pada serangan asma yang berat

7. Perkusi: hiper resonan

8. Kadang-kadang disertai:

Ø Demam

Ø Rhinorhoea

Ø Infeksi saluran nafas atas atau alergi

IV. Pemeriksaan laboratorium:

Ø Di PKD: tidak ada

Ø Pemeriksaan spirometri dan PEFR (Peak Expiratory Flow Rate) pada tempat pelayanan yang memiliki alat tsb.

Ø Pemeriksaan rontgen, hitung darah tepi, pemeriksaan sputum dan kultur sputum untuk mengetahui adanya penyakit infeksi

V. Diagnosa Banding:

Ø Bronchitis akut

Ø Aspirasi benda asing

Ø Pneumonia

Ø Reaksi alergi

Ø Kegagalan jantung kongestif

Ø Emboli paru

VI. Therapi:

1. Pastikan pemberian oral fluid intake yang adekuat

2. Jangan berikan sedatif

3. Therapi bronchodilatator:

a. Nebulizer

b. Epinephrine subkutan: 0,2 - 0,3 ml epinephrine 1:1000.

Lakukan kajian ulang tiap 15 - 20 menit, dosis dapat diulang, maksimum sampai 3 kali.

4. Jika therapi bronchodilatator tidak berhasil, lakukan konsultasi lebih lanjut ke dokter.

5. Jika ada tanda infeksi, berikan:

a. Eritromisin 250 mg oral 4 X/hari selama 7 hari

b. Amoksillin 500 mg oral 4 X/hari selama 7 hari (jika tidak alergi terhadap penisillin)

6. Jangan berikan antitusif atau antihistamin

VII. Komplikasi:

Ø Hipoksia berat

Ø Dehidrasi

Ø Atelektasis

Ø Pneumonia

Ø Pneumothorax

Ø Kegagalan respirasi

Ø Efek samping therapi bronchodilatator

VIII. Konsultasi:

1. Setiap kasus baru; atasi dahulu gejala akut, baru rujuk (konsultasi) ke dokter.

2. Semua pasien asma dengan usia > 60 th

3. Semua pasien asma dengan riwayat penyakit jantung

4. Jika therapi yang diberikan gagal

5. Adanya efek samping bronchodilatator

IX. Tindak Lanjut:

Tindak lanjut pemeriksaan tiap 1 - 3 bulan, perhatikan perkembangan penyakit dan tanda-tanda infeksi.

Tidak ada komentar: