Halaman

Kamis, 25 Agustus 2011

BAB III

USULAN PENELITIAN

3.1. Pengertian

Usulan penelitian merupakan sarana bagi peneliti untuk mengkomunikasikan pemikirannya mengenai masalah yang akan diteliti dan berfungsi untuk meyakinkan pembaca atau penilai bahwa pemikiran peneliti layak untuk dilaksanakan dan setidak-tidak akan memberikan manfaat terkait dengan disilin ilmu yang bersangkutan. Karena fungsi usulan penelitian tersebut, maka usulan penelitian hendaknya ditulis berorientasi kepada pembaca / penilai / pemberi dana. Selanjutnya usulan penelitian ditulis dengan menggunakan bahasa yang persuasive agar pihak yang membaca selain dapat memahami permasalahan juga akan dengan mudah memberikan persetujuan pelaksanaan usulan tersebut. Dalam menulis usulan penelitian, peneliti juga sebaiknya menggunakan bahasa yang baku dan lugas. Meski tujuannya bersifat persuasive, hindari bahasa yang bertele-tele dan panjang lebar. Hal yang paling penting ialah apa yang kita tulis dapat menjadi sarana yang paling efektif untuk mengkomunikasikan gagasan-gagasan kita sehingga pihak pembaca merasa perlu untuk menyetujuinya.

3.2 Sistematika Usulan Penelitian

Ada berbagai versi sistematika usulan penelitian yang biasa digunakan oleh para peneliti. Berbagai versi tersebut tergantung pada instasi yang mengeluarkannya. Sekalipun demikian terdapat benang merah diantara berbagai versi tersebut, diantaranya mencakup hal-hal pokok yang harus ada dalam suatu usulan penelitian, diantaranya ialah judul, perumusan masalah, tujuan penelitian, metodologi yang digunakan, personil yang melakukan, waktu dan biaya penelitian. Jika digunakan dalam pembuatan usulan penelitian di lingkungan mahasiswa, biasanya untuk bagian biaya ditiadakan. Berikut ini akan diuraikan usulan penelitian yang dikeluarkan oleh Direktorat Pembinaan Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat. Penulis memilih ini didasarkan pada pertimbangan adanya cakupan masalah, urutan yang sistematis, mudah dipahami dan jangkauan pemakaiannya umum. Adapun sistematikanya adalah sebagai berikut:

  1. Judul Penelitian

Pada umumnya judul penelitian mencerminkan setidak-tidaknya hubungan antar dua variable atau lebih. Dalam penulisan judul sebaiknya dibuat sesingkat mungkin dengan menggunakan bahasa lugas dan spesifik sehingga pembaca dapat dengan mudah memahami apa yang akan dilakukan oleh peneliti.

  1. Bidang Ilmu

Bagian ini memberikan penjelasan mengenai bidang ilmu yang diteliti

  1. Pendahuluan

Pada pendahuluan biasanya peneliti mengungkapkan alasan utama mengapa yang bersangkutan memilih masalah tertentu yang akan diteliti sehingga pihak pembaca dapat memahami mengenai pentingnya masalah tersebut untuk diteliti dari sisi ilmiah. Pada bagian ini pula, peneliti boleh menuliskan keinginan peneliti untuk mengungkapkan suatu gejala / konsep / dugaan yang sedang dipikirkan.

  1. Perumusan Masalah

Pada umumnya rumusan masalah dituliskan dalam kalimat tanya dan sebaiknya perumusan masalah mencerminkan hubungan dua variabel atau lebih. Peneliti juga hendaknya menyebutkan hipotesa yang akan diuji serta pendekatan, metode dan teknik dalam menjawab masalah yang akan diteliti.

  1. Tinjauan Pustaka

Pada bagian ini peneliti menguraikan kajian pustaka yang mendasari penelitian yang akan dilakukan yang diambil dari sumber acuan terbaru, misalnya dari buku ataupun jurnal. Hal yang dibahas dalam bagian ini ialah teori yang relevan dan hasil penelitian sejenis terdahulu. Tujuannya ialah agar tidak terjadi pembahasan masalah yang sama atau duplikasi penelitian orang lain.

  1. Tujuan Penelitian

Tujuan penelitian berisi uraian yang menjawab perumusan masalah di atas. Disamping itu pula pada bagian ini peneliti dapat juga menguraikan tujuannya untuk menerangkan, membuktikan atau mengaplikasikan suatu gejala, konsep, dugaan atau membuat suatu prototype.

  1. Kontribusi Penelitian

Disini peneliti menjelaskan kontribusi atau manfaat penelitian yang akan dilaksanakan dari sisi pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni, pemecahan masalah pembangunan dan pengembangan kelembagaan.

  1. Metode Penelitian

Bagian ini menjelaskan metode yang digunakan untuk menjawab masalah secara detil yang meliputi variable yang diteliti, desain riset yang digunakan, teknik pengumpulan data, teknik analisa data, cara penafsiran dan penyimpulan hasil penelitian.

  1. Jadwal Pelaksanaan

Jadwal penelitian sebaiknya ditulis secara rinci mulai dari persiapan, penyusunan instrumen penelitian, pengambilan data, pengolahan dan analisa data serta laporan penelitian.

  1. Personalia Penelitian

Nama peneliti dan stafnya (jika ada) ditulis pada bagian ini

  1. Perkiraan Biaya Penelitian

Tuliskan perkiraan biaya penelitian dengan rinci dan mengacu pada format tertentu yang berlaku dalam menentukan besarnya poin-poin yang harus dibayai.

  1. Lampiran-Lampiran:

Lampiran berisi diantaranya:

    • Daftar Pustaka
    • Riwayat Hidup Peneliti Singkat
    • Instrumen Penelitian
    • Gambar-gambar

3.3. Contoh Pembuatan Jadwal Penelitian

Jadwal kegiatan dapat ditulis dengan menggunakan chart seperti di bawah ini:

Kegiatan

Bulan I

Bulan II

Bulan III

Bulan IV

Bulan V

  1. Studi kepustakaan
  2. Penyusunan desain penelitan
  3. Penyusunan instrumen pengambilan data
  4. Pangambilan data
  5. Pengolahan data
  6. Analisa data
  7. Laporan
  8. Presentasi

Tidak ada komentar: